Selasa, 20 November 2012

Peralatan Menggambar


                Menggambar, menurut saya adalah aktivitas yang menyenangkan. Karena kita dapat mengekspresikan apa yang ada di dalam pikiran kita diatas kertas, dan dapat dinikmati oleh orang-orang lainnya. Sebuah gambar pun dapat memancing orang untuk membeli sesuatu, sebagai kritik yang ringan dan menghibur, dan masih banyak yang lainnya. 
                Masing-masing dari kita mempunyai keinginan untuk berbagi. Salah satunya dengan menggambar. Saya sendiri terbiasa menggambar sejak kecil, tepatnya dari umur 3 tahun. Mula-mula, saya tertarik menggambar karena sering menonton film animasi. Akhirnya, ibu saya pun rela menggambarkan saya tokoh kartun favorit saya, Winnie the Pooh sebagai acuan untuk belajar menggambar. Taunya, saya ketagihan menggambar sampai sekarang, hihi.
                 Kembali lagi ke topik. Sebenarnya, hasil gambar kita tidak sepenuhnya bergantung pada alat gambar apa yang kita pakai. Biarpun hanya dengan pensil warna misalnya, bisa saja gambar yang dihasilkan terasa segar dan meriah karena banyak warna. Hasil gambar pun tidak bergantung pada merek apakah alat menggambar yang kita pakai, karena sebenarnya yang menentukan hasil gambar itu ialah kemampuan kita sendiri.

Berikut alat-alat menggambar yang sering saya gunakan :

1. Pensil

     ya, pensil. Bagi para pemula yang ingin belajar menggambar, pensil dapat digunakan dengan mudah dan menghasilkan gambar yang beragam. Tekanan pada pensil pun dapat disesuaikan sehingga hasil gambar kita mempunyai karakter yang berbeda-beda.
    Semakin banyak tekanan yang kita berikan kepada pensil, semakin tegas pula garis yang dihasilkan. Sebaliknya, jika kita hanya menggoreskan pensil dengan ringan, garis yang dihasilkan pun halus dan tipis.
    Soal jenis pensil yang dipakai, semuanya tergantung kebutuhan. Ketika anda cenderung menggambar sebuah gambar dengan detail-detail kecil dan sempit, pensil mekanik dapat menjadi pilihan tepat. Untuk pensil mekanik, pilih pensil yang terasa kokoh dan enak dipegang sehingga kita enak menggunakannya.
    Sementara untuk gambar yang terkesan artistik dan penuh shading, saya sarankan untuk menggunakan pensil kayu, terutama jenis 2B. Pensil jenis 2B dapat diatur ketebalannya dan memberikan efek tertentu bagi gambar.

2. Pulpen

     Untuk pulpen, saya menggunakan pulpen untuk menebalkan garis tepi yang telah dibuat sebelumnya dengan pensil. Menggambar langsung dengan pulpen sangat beresiko karena ketika kita salah, pulpen tidak dapat dihapus dengan mudah. Maka akan lebih baik untuk membuat sketsa dengan pensil dahulu, baru ditimpa dengan pulpen.
     Selama ini saya menggunakan drawingpen merek Snowman karena dinilai paling enak digunakan (dan paling sesuai dengan kantong pelajar seperti saya..........). Ukuran pulpen tersebut beragam, ada 0.1 , 0.2, 0.3, dan seterusnya. Untuk hasil terbaik membuat detail kecil, gunakan ukuran 0.1. Untuk garis tepi, biasanya 0.3 sampai 0.5 untuk gambar yang lebih besar.

3. Spidol

  Ketika anda ingin mendapatkan hasil gambar dengan warna tegas, spidol adalah alternatif yang tepat. Warna-warna yang dihasilkan spidol terkesan terang dan cerah. Saat ini, warna spidol semakin banyak dan semakin bagus ketika digoreskan ke kertas.
       Namun hati-hati, pilihlah spidol non toxic (tidak beracun) apalagi jika yang menggunakan adalah anak-anak. Pilih juga spidol yang washable alias dapat dicuci. Menggambar dengan spidol membutuhkan kerapihan tersediri karena warna spidol yang ditimpa dapat terlihat jelas.

-bersambung



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar